Reformasi di akhir Januari

Posted by Admin Cantate On January - 31 - 2017 Comments Off on Reformasi di akhir Januari

Bulan Januari di Tahun Baru ini ternyata memunculkan satu cerita penting mengenai perjalanan Cantate Choir yang telah melewati 11 tahun karyanya.  Seperti tahun-tahun sebelumnya, tugas perdana Bhakti Liturgi di Bulan Januari selalu kami manfaatkan sebagai ajang syukur atas ulangtahun kami. Kebetulan, di Januari ini Cantate mendapat giliran tugas pada tanggal 29 Januari 2017.

Awalnya, Cantate berencana akan menyanyikan lagu-lagu Nuansa Nusantara karena memang Seksi Liturgi telah menetapkan bahwa Lagu-lagu Koor setiap minggu ke-5 adalah yang bernuansa Nusantara.  Namun, ternyata 2 minggu sebelum hari H, Pastor Paroki yaitu Rm Antonius Suyata MSF menhimbau agar seluruh lagu-lagu Misa di tanggal 28 & 29 Januari bernuansa Mandarin karena ternyata bertepatan dengan Hari Raya Imlek. Akhirnya, dirombaklah lagu-lagu yang telah disusun sebelumnya, digantikan dengan lagu-lagu bernuansa Mandarin.

Berikut adalah lagu-lagu yang kami nyanyikan :

daftar lagu-170129

Pukul 10.00 kami sudah siap di Panti Koor dengan mengenakan baju merah dimana beberapa di antaranya sengaja memakai baju model cheongsam.

blog-170129-01

Syukur pada Tuhan, meski hanya sempat latihan 4x, kami mampu menyajikan suara-suara kami dengan baik diiringi organist setia kami, Mb Dewi dibantu oleh Bobby sebagai gitarist & Jessica penabuh Drum. Memang sih ada beberapa lagu yang agak ragu di awal seperti Kudus & Anak Domba Allah, tapi secara keseluruhan semuanya berjalan lancar, kompak dan indah.

blog-170129-02

Begitu selesai menyanyikan lagu penutup Gema Cantate – Penziarahan Iman, umat yang hadir spontan memberikan applaus pada kami. Thanks God, semoga pelayanan kami ini mampu menggiring umat pada doa yang khusuk dan kidmat!

blog-170129-03b2

Usai Misa yang dipimpin Rm Budi MSF, kami beriringan ke R.Martinus untuk merayakan ultah kami secara sederhana yang dikoordinir oleh Ardo, Harvey & Gita.

Jam 12, acara diawali dengan doa yang dipimpin mas Agung.

blog-170129-04a1

Setelah doa, kami diajak berdiri melingkar untuk melakukan  peregangan atau bhs kerennya ice breaking. Ha? Belum apa-apa sudah harus dicairkan ya? Maklumlah habis tugas tadi kita kan mesti beres-beres ruangan, nata kursi  & nata konsumsi, jadi belum mulai sudah capek duluan. Mungkin maksud acara ini biar kita lebih bersemangat dan gak pada tegang ya? Lumayan sih, bisa ketawa-ketawa sambil olahraga. Hahahaaa….!!

blog-170129-04b

Selanjutnya, sambutan Ketua Cantate (mas Broto) dilanjutkan sambutan sie peribadatan Paroki (pak Martinus Sumardi).

blog-170129-05

Lalu tiup lilin. Kali ini, yang kebagian meniup adalah anggota & anggota keluarga yang berulangtahun di bulan Januari. Kebetulan, ada 3 generasi yaitu Ibu Wahyu, Agnes (istrinya Willy) serta Stella (putri pasangan mas Ir + mb Nuning).

blog-170129-06

Acara selanjutnya permainan, berupa karaoke sambil nggendong 4 balon dengan diserang lawan yang siap meletuskan balon dengan jarum. Siapa yang balonnya paling lama utuh dialah pemenangnya.

Yang pertama tampil adalah mb Nuning, wakil sopran dengan lagu “Abang Tukang Baso”. Ternyata doi hanya bertahan 1 bait nih…!!

Yang kedua : Willy, wakil Tenor –> kelarnya lebih cepat daripada Sopran karena terlalu fokus baca teks “Hampa”-nya Ari Lasso.

Yang ketiga : Susi, wakil Alto —> pakai gaya-gaya ngigel tapi lumayan lama juga, kelarnya hampir separo lagu “Kopi Dangdut”.

Terakhir : Mas Heri, wakil Bass  yang menyanyikan lagunya Stinky. Yang ini sengaja didiemin agak lama, soalnya suaranya enak sih.  Sialnya, saking bersemangatnya para lawan main hendak meledakkan balonnya,  maka paha mas Heri sampai tertusuk jarum. Dan… bubar sudah permainan ini. Haahahahaaa….!!

blog-170129-07

Lalu, acara makan siangpun berlangsung. Puji Tuhan dapat sumbangan dari beberapa keluarga anggota Cantate, sehingga Kas kamipun nyaris tidak tersentuh. Makasih yaaaaa buat semua Donatur … nasi padangnya enak, aquanya seger dan kue tart nya juga yummy !! sluurpp…. nyam..nyam..nyammm…!!

Selanjutnya…… Ini dia yang baru dan beda :

Merujuk pada kata sambutan mas Ketua bahwa beliau sudah terlalu lama menjabat (10 tahun lho …… bayangkan!! hampir menyamai rekor pak Harto era orba kan?), maka dibentuklah komisi pemilihan khusus dengan koordinator mas Heri untuk menyiapkan regenerasi alias Ketua baru yang lebih muda. Bukan lantaran pengurus lama sudah pada uzur atau bulukan atau jamuran, tapi memang kita ini butuh wajah dan tenaga baru nan segar penuh semangat untuk lebih memajukan Cantate. Apalagi, sekarang ini mas Ketua kita adalah ketua Seksi Liturgi Paroki yang  seharusnya bisa bersikap netral pada semua pelayan liturgi dan pastinya akan disibukkan urusan Paroki. Naaahhh, berbekal pertimbangan tsb, diadakanlah rapat kilat serta pemilihan super cepat.

blog-170129-08

Bukan berarti kita lantas asal-asalan memilih lho, tapi sebenarnya bidikannya sudah lama berjalan, ditimbang, dianalisa dan dinilai. Dan hasilnya adalah : terpilih ketua baru kami yaitu : Ardo, dengan tetap didampingi mas Slamet sebagai dirigen/ pelatih serta mb Dewi sebagai organist.

blog-170129-10

Usai pemilihan ketua baru, ada sedikit speak-speak dari wakil anggota seputar pesan dan kesan. Setelah itu bersama-sama kami melantai dengan goyang “Gemufamire” dipimpin mbak Dewi.

blog-170129-09b

Cukup menyenangkan meskipun goyangan kami ngalor ngidul tabrak sana sini. Hahahaaaa….!!

blog-170129-09a

Sekitar pukul 14.00 acarapun disudahi. Semua kenyang, semua senang.

Congrats buat Ardo, semoga Cantate makin maju dan berkembang di bawah komandomu! Kepinginnya sih Cantate bisa menarik  anggota2 yang lebih muda, energik, kreatif dan bersuara lebih bening dibanding pendahulunya. Jadi, jangan takut untuk menjabat dan melakukan reformasi, majulah terus demi kemajuan Cantate!! Kita pasti dukung!!

Viva Cantate!! (fih)

Comments are closed.

Sponsors