Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Masih ingatkah kalian dengan cerita saya tentang Bukit Zaitun yg dikenal sebagai tempat kenaikan Tuhan Yesus ke surga? Tidak jauh dari situ sekitar 5 menit berjalan kaki, kita akan menemukan sebuah Gereja yg tidak kalah uniknya dengan Accension Church yaitu Gereja yg bernama Pater Noster Church. Gereja ini dibangun di atas tempat dimana Yesus pernah  [ Read More ]

“Ambillah ya Tuhan kebebasanku, kehendakku, budi ingatanku. Pimpinlah diriku dan Kau kuasai. Perintahlah akan kutaati. Hanya rahmat dan kasih dariMu, yang kumohon menjadi milikku. Berikanlah menjadi milikku. Lihatlah semua yang ada padaku, kuhaturkan menjadi milikMu. Pimpinlah diriku dan Kau kuasai, perintahlah akan kutaati” (St. Ignatius Loyola) Siapa yg tidak kenal dengan deretan kalimat di atas?  [ Read More ]

Waktu saya masih kecil, saya selalu senang melihat Ibu saya berdandan menggunakan kain kebaya. Apalagi di tempat pesta. Entah kenapa, Ibu pasti kelihatan dewasa, cantik dan menawan. Begitu juga dengan Ibu2 lain… kalau sudah pake kebaya + sandal hak tinggi, jalannya pun menjadi kelihatan anggun. Tapi, sekarang model kebaya sudah mendunia dan macam2 pula bentuk  [ Read More ]

Akhir2 ini, berita yg banyak menghiasi media cetak, televisi maupun internet adalah tentang penyerangan Israel ke Jalur Gaza Palestina. Miris sekali membayangkan akibat dari serangan tsb. Entah sudah berapa jiwa yg melayang sia2 tanpa mampu berkutik, belum lagi yg menderita luka2: tak peduli para wanita, lansia, maupun anak2, …. mereka harus menanggung siksa akibat serangan  [ Read More ]

Woi….. musim bola sudah tiba!! Sejak pertengahan Juni 2014, para penggila bola berbondong2 memenuhi agenda malam hingga subuhnya dengan memelototi si bundar. Tidak ketinggalan para Cantaters pun berlomba-lomba pasang angka atas jagoannya. Gaktau apakah ini dianggap taruhan atau kagak, entah dosa atau tidak, yg pasti beberapa anggota membuat aturan bahwa yg kalah nebak angka wajib  [ Read More ]

Selepas dari Tabgha yg merupakan tempat penggandaaan 5 roti dan 2 ikan, bus yg kami tumpangi melaju pelan menuju Kapernaum yg terletak di tepi laut utara Danau Galilea dan berjarak sekitar 4 km dari Sungai Yordan. Hari itu merupakan hari ke-3 perjalanan saya di Holyland dan kebetulan hari itu adalah hari Sabat sehingga jalanan yg  [ Read More ]

Hari masih pagi ketika kami tiba di kota Kana, gerbang halaman Gerejapun masih tertutup rapat sehingga mau tak mau kami nongkrong dulu di jalanan depan Gereja yg tak kalah sepinya. Saking rajinnya rombongan kami, sebelum jarum jam yg pendek menunjuk ke angka 7, kami sudah nangkring di bus sampe2 Local Guide kami terheran2 karena biasanya  [ Read More ]

Entah pukul berapa ketika saya mendengar nama saya dipanggil2 pelan. Dengan mata setengah terbuka saya pandangi sekeliling kamar. Lho…. sejak kapan tirai jendela kamar berubah warna jadi biru? Mana spreinya juga jadi putih?? Terdengar tawa pelan…. “Hei… bangun! Pasti bingung deh lagi ada dimana” canda teman sekamar saya. Saya langsung terjaga. Oh, iya…. dari semalam  [ Read More ]

  Malam temaram… lengang….hawa dingin menggigit tulang. Nyanyian binatang malam dan kepak sayap kelelawar menambah suasana makin mencekam. Di ujung taman, sesosok manusia tengah bertelut memohon pelan pada BapaNya. Butiran peluh membasahi dahi, meleleh ke sekujur tubuh bak tetes-tetes darah yang mengalir. Sosok manusia itu beringsut pelan, dalam sujud doaNya Ia berbisik: “Ya Bapa-Ku, jikalau  [ Read More ]

Sejak kecil, kita diajarkan cara berhitung yang benar yaitu bahwa 1+1=2 atau 10-1=9 atau 2+5-3=4 dsb..dsb. Hasil perhitungan tsb bisa dibuktikan baik dengan cara manual misalnya dengan jari tangan atau dengan potongan lidi, maupun dengan alat misalnya dengan kalkulator atau dengan komputer. Tapi, ternyata ada lho perhitungan di awal tahu Masehi yang sukar diterima akal  [ Read More ]

Sponsors