Clinic Choir : Ajang Bedah Paduan Suara Paroki Keluarga Kudus Rawamangun

Posted by Admin Cantate On June - 24 - 2015 Comments Off on Clinic Choir : Ajang Bedah Paduan Suara Paroki Keluarga Kudus Rawamangun

Siang itu, Aula Betlehem terlihat semarak. Ratusan bangku terlihat sudah ditata rapi dan di atas panggung, nampak spanduk besar berwarna dominan biru dipasang dengan gagahnya. Sejak pukul 9 pagi, beberapa umat nampak mondar- mandir di sekitar Aula dengan wajah-wajah sumringah. Ada yang memakai seragam hitam putih, kebaya warna-warni, atasan hitam, baju batik, dll. Dari seantero sudut, terdengar suara-suara merdu beberapa kelompok Paduan Suara yang menjajal lagu. Wow! Ada gawe apa lagi ya di sana?

20150621-CC-01

Tak diragukan kali, hari Minggu 21 Juni 2015 adalah hari dilaksanakannya Bedah Paduan Suara atau sebutan kerennya “Clinic Choir”. Acara ini diselenggarakan oleh Team Penggerak Tahun Syukur 2015 Team D, Paroki Keluarga Kudus Rawamangun yang diketuai oleh Bpk M. Sumardi. Seperti yang telah tertulis di spanduk, peserta dari Clinic Choir adalah 8 wilayah yang berada di bawah Paroki Keluarga Kudus.  Jadi, pada hari itu semua anggota Paduan Suara Wilayah mempunyai kesempatan untuk memberikan penampilan yang terbaik dan akan dinilai serta dikomentari oleh beberapa pakar yang kompeten di bidangnya. Tentu saja, hadiah yang akan didapat pun termasuk menjanjikan! Oleh sebab itu, beberapa minggu sebelum pelaksanaan, mereka sudah giat berlatih agar tidak mengecewakan. Tak ketinggalan dengan para anggota Cantate Choir. Sebagian besar dari para Cantaters pun membaur ke dalam wilayah masing-masing guna mengikuti acara ini.

20150621-CC-24

Apa sih maksud dari Clinic Choir itu? Clinic Choir bertujuan untuk membedah dan memperbaiki penampilan dari suara-suara kelompok Koor peserta. Dalam Clinic Choir tsb, masing-masing kelompok mendapatkan kesempatan untuk menerima pujian, kritikan serta masukan dari pelatih profesional demi kemajuan dan perkembangan kelompok di masa yang akan datang, agar kualitas yang dapat ditampilkanpun bisa naik kelas.

Para komentator pada kesempatan ini adalah : Rm Antonius Soetanto, SJ, Ibu Hanna M. Priharto dan Bpk Joseph Kristanto Pantiyoso (Bpk Akis).

Seperti kita tahu, Rm Soetanto SJ adalah seorang pakar musik Liturgi yang tidak perlu diragukan lagi kepiawaiannya. Karangan lagunya sudah tak terhitung, mulai dari ordinarium Misa Kita 1, Misa Kita 2, Misa Kita 4 sampai lagu-lagu lain yang tercantum dalam Buku Puji Syukur dan Madah Bhakti. Belum lagi lagu-lagu yang ada dalam Buku Kidung Mazmur dan sederet buku yang lain yang mulai beliau ciptakan sejak th. 70-an. Rm Soetanto juga merupakan pembina dan pimpinan dari Paduan Suara Anak Ascensio, Jakarta sejak th, 80-an dan menulis buku lagu “Ho..Ho… Ho… Hosana” yang berisi 73 lagu anak. Beliau juga merupakan pengurus di Yayasan Musik Gereja (Yamuger).

Ibu Hanna Priharto adalah pakar musik juga. Beliau merupakan pengurus di Yayasan Musik Gereja (Yamuger) dan sering diundang menjadi juri dalam berbagai festival paduan suara seperti Pesparawi dll. Ibu Hanna juga seorang penulis lagu serta aranser yang karya-karyanya bisa kita jumpai dalam banyak lagu Gereja. Kebetulan, beliau adalah umat di Paroki Keluarga Kudus Rawamangun.

20150621-CC-05

Bpk Joseph Kristanto Pantioso atau biasa kita kenal dengan namaAkis pertama kali belajar seni vokal kepada Catharina W Leimena, Aning Katamsi dan Binu D Sukaman.  Tahun 2001 dia menyelesaikan studi vokal tingkat ke-6 dan menerima Golden Artist Awards dari yayasan Pendidikan Musik, Jakarta. Ia melanjutkan pendidikan vokalnya di Hochschule  fur Musik, Freiburg, Jerman, pada Fakultas Gesang-Kunstleriche Ausblidung (2001). Akis juga pernah memperoleh juara 1 Lomba Bintang Radio dan Televisi tingkat provinsi DKI pada th. 1994 dan juara 2 pada tahun yang sama untuk tingkat nasional. Tahun 2000 memperoleh penghargaan “Golden Artist Award” dari Sekolah Musik YPM. Tahun 2007, beliau mendirikan lembaga pendidikan musik “MUSICASA” di Jakarta bersama Tommy Prabowo. Bapak Akis juga menjadi solis dalam berbagai konser yang diselenggarakan di Jakarta dan Bandung, antara lain, oratorio Messiah, Creation, Requiem- Mozart, Carmina Burana (bersama koreografer Chendra Panatan), juga resital – resital Artsong dan Lieder, bersama pianis – pianis Iswargia Sudarno dan Tommy Prabowo. Beberapa tahun terakhir ini ia berspesialisasi pada karya-karya vokal Ananda Sukarlan, dan telah menyanyikan semua karyanya untuk bariton. Pada tahun 2008 merekam CD pertamanya dengan karya-karya vokal Ananda Sukarlan, bersama komponisnya sendiri mengiringi di piano. Ia akan menjadi peran utama dalam opera Ananda Sukarlan, “Mengapa Kau Culik Anak Kami” (Why did you kidnap my son), commissioned oleh Indonesia Opera Society untuk world premiere tahun 2009.

20150621-CC-03

Acara dimulai pukul 10,30; mundur beberapa puluh menit dari yang direncanakan dan diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Bpk M. Sumardi. Setelah itu, Rm Tony MSF juga diberi kesempatan memberikan sambutannya serta melakukan pemukulan Gong tanda acara dimulai.

20150621-CC-02

Dengan dipandu oleh Sdr. Slamet, peserta Clinic Choir pun dipanggil satu persatu untuk maju ke panggung sesuai nomer undian. Oh ya, pengambilan nomer undian telah dilakukan pada Senin, 15 Juni 2015. Masing-masing peserta akan menampilkan 2 buah lagu yang keduanya boleh dinyanyikan secara acapella atau salah satunya acapella sedangkan pilihan lagunya antara lain : A Clare Benediction (John Rutter), Prayer of St Franciss, The Lord Bless You and keep You (John Rutter), Ave Verum, Holy, Terpuji Nama Tuhan, Cantate Domino, dll.

Penampilan pertama diawali oleh kolompok PS St.Elisabeth pimpinan Gloria Silalahi dengan Organist Flaviana. Lagu yang mereka bawakan adalah : Terpuji Nama Tuhan (PS.991) secara acapella dan Prayer of St.Franciss diiringi musik.

20150621-CC-17

Peserta pertama ini tergolong bagus. Bukan bermaksud memuji diri sendiri lho, tapi menurut Rm Sutanto, kelompok ini pantas mendapat nilai A. Salah satu komentar Juri adalah, suara sudah terdengar padu meskipun masih ada 1 not yang tidak pas, yaitu sel dibaca sol serta ada ketidakseimbangan jenis suara antara sopran, alto, tenor dan Bas. Memang sih, PS Elisabeth ini suara Altonya hanya ada 5 orang sedangkan Sopran  ada 17 orang, Bas 4 orang, Tenor 6 orang.

20150621-CC-06

Pada kesempatan tsb, Bpk Akis mencoba merubah posisi Alto menjadi ke tengah lalu meminta alto mula-mula menyanyikan Terpuji Nama Tuhan hanya dengan bunyi “fi…fi….fi… dst” kemudian semua ikut menyanyi dalam notasi masing-masing tetap hanya dengan bunyi “fiii…”, sedangkan alto menyanyi sesuai lirik lagu. Ternyata hasilnya bisa bagus lho. Beliau juga memberikan pembelajaran tentang dinamika, ekspresi dan lafal.  Wah… pembelajaran ini ternyata makan waktu lama sekitar 15 menit sendiri. Tapi senang! Kita jadi tambah pengetahuan. Dan ternyata, latihan menyanyi dalam paduan suara itu gak harus berdiri tegak, tapi bisa juga dipadu dengan gerakan-gerakan tangan agar bisa lebih mengekspresikan lagu serta memperpanjang pernafasan. Misalnya dengan gaya tangan di atas jidat maju mundur atau gaya terbang setengah lingkaran. Susah deh njelasinnya. Pokoknya rugi besar buat yang tidak datang.

Penampilan kedua dari Wilayah St. Petrus pimpinan Sdr Lanang dgn organist Annete.

20150621-CC-07

PS ini juga banyak dikomentari dan dimentori. Yang saya ingat, pak Akis menanyakan pemanasan untuk vokalisi, lalu beliau mengajarkan cara vokalisi. Beliau juga mengajarkan untuk menyanyikan lagu The Lord Bless You and Keep You dengan menekankan kata ‘shine” yang berhubungan dengan ekspresi waktu menyanyi. Ada lagi  cara lain dalam menyanyikan kata “Amen” sambil berjalan berkeliling. Ternyata cara ini ampuh juga membuat suara semakin bulat dan tidak tegang.

20150621-CC-08

Penampilan selanjutnya adalah dari wilayah Maria dengan dirigen Rheina yang notabene  masih kelas 1 SMP dan organist : Meliawaty. Mereka menyanyikan lagu : Ave Verum dan Cantate Domino.

20150621-CC-09

Menurut Rm Tanto, wilayah Maria sebenarnya sudah lumayan padu, hanya saja ada beberapa dinamika lagu yang kurang pas serta pelafalan kalimat yang tidak benar. Mungkin karena Peserta kurang memahami bahasa Latin, jadi penafsirannya kurang sip.

Ini waktu pak Akis mengajarkan beberapa teknik menyanyi :

20150621-CC-18

Setelah penampilan wilayah Maria, tibalah giliran Wilayah Paulus dengan dirigen Evelyn yang masih SMA serta organist Lisa. Kalau gak salah mereka menyanyikan A Clare Benediction dan Terpuji Nama Tuhan. Yang saya ingat, ibu Hanna memberikan perhatian pada dirigen sedangkan pak Akis mencoba membenahi Paduan Suaranya. Untuk Rm Tanto, saya gak gitu nyimak komentarnya soalnya suaranya rada pelan, atau mungkin saya juga sedang gak terlalu konsentrasi. hehehe….

20150621-CC-10

Selanjutnya wilayah Theresia pimpinan mas Jalu bersama organist Flaviana, mendapat kesempatan maju ke depan. Salah satu lagu yang dinyanyikan adalah The Lord Bless You and Keep You (John Rutter).

20150621-cc-12

Lalu wilayah Yohanes :

20150621-CC-14

Disusul wilayah Matheus :

20150621-CC-15

Wilayah Matheus pada awalnya sudah hampir mengundurkan diri karena tidak ada pelatih. Tapi, akhirnya mereka memberanikan diri ikut tampil juga dengan lagu Terpuji Nama Tuhan dan Holy.  Konon, mereka  hanya berlatih 3x saja.

Yang terakhir dari wilayah Yoseph pimpinan mb Nuning + organist Jenny dengan lagu Holy & Terpuji Nama Tuhan.

20150621-CC-19

Maaf ya untuk wilayah yang tidak bisa saya sebut nama dirigen/ pelatih/ pemimpinnya karena saya tidak menyimaknya waktu dibacakan. Btw semua itu tidak mengurangi rasa penghargaan saya buat mereka dan yang pasti, semua peserta tampil dengan keren dan bagus!! Swear deh!! Ibu Hanna saja juga bilang gitu : kata beliau, materi semua para peserta sebenarnya bagus dan punya potensi buat dikembangkan. Hanya saja, tergantung anggotanya apakah mau rajin berlatih atau tidak, dan juga apakah pelatih bisa membawa kelompoknya ke jenjang yang lebih tinggi.

Kayak gini lho kira-kira suasana Clinic Choirnya.

20150621-CC-13

20150621-CC-16

20150621-cc-11

20150621-CC-20

Yang ini adalah PS Elisabeth ketika melakukan pemanasan di depan gerbang SMP Tarki4 sebelum Clinic Choir dimulai.

20150621-CC-04

Matahari terus bergulir ke arah Barat. Meski begitu, akibat pengajaran menarik yang bisa kami dapat dari Clinic Choir ini, sebagian peserta tetap bertahan dan menunda keinginannya buat meninggalkan tempat.

Pukul 14-an, semua peserta akhirnya sudah tampil. Sambil menunggu para Komentator merundingkan hasil jerih payah kami, kamipun beristirahat sejenak. Ada rasa lega terlihat di wajah-wajah peserta.

Lalu, pada pukul setengah 3, para wakil peserta diminta maju ke depan untuk mendengarkan pengumuman hasil Clinic Choir yang dibacakan oleh Ibu Hanna :

20150621-CC-21

Dag… dig… dug… dag…dig… dug….. satu persatu hasil dibacakan mulai dari peringkat 7. Dan….. inilah hasilnya :

Peringkat 8 : Wilayah Matheus

Peringkat 7 : Wilayah Paulus

Peringkat 6 : Wilayah Theresia

Peringkat 5 : Wilayah Yohanes

Peringkat 4 : Wilayah Maria

Peringkat 3 : Wilayah Petrus

Peringkat 2 : Wilayah Yoseph

Peringkat 1 : Wilayah Elisabeth

Horeeee!!! Puji Tuhan!

Peringkat 1 mendapatkan hadiah menjadi Petugas Koor dalam Misa Puncak Tahun Syukur 2015 sekaligus Ulang Tahun Paroki ke 45 tanggal 1 Agustus 2015, sedangkan peringkat 2 mendapat hadiah menjadi Petugas Koor dalam Misa Malam Natal pertama. Keduanya juga mendapatkan sejumlah dana pembinaan. Senangnya!!

20150621-CC-22

Tak lupa, peringkat 1 dari Wilayah Elisabeth berfoto bersama Romo Paroki : Rm Tony MSF serta 2 Komentator Ibu Hanna & Bpk Akis. Sayangnya Rm Tanto sudah pamit karena harus memimpin Misa sore di Parokinya di Kampung Sawah, begitu juga tidak semua anggota PS bisa bergabung karena terlanjur meninggalkan tempat.

Dan, ciiissss……..!!

20150621-CC-23

Bernyanyi dalam paduan suara membuat kita merasakan perlunya kebersamaan. Tidak ada yang ingin lebih menonjol dari yang lain karena semua untuk semua. Kebersamaan juga membuat percaya diri dan melupakan egosentris yang berlebihan. Jadi, tunggu apa lagi? Kalau ingin belajar bekerjasama yang baik, cobalah ikut Paduan Suara!!

Ciaooooo…!!

kontributor : Iin H. (Cantate Choir / PS. Elisabeth)

 

 

 

 

Comments are closed.

Sponsors