In memoriam Frans Terok… setelah 1000 hari kepergiannya

Posted by Admin Cantate On December - 2 - 2014 Comments Off on In memoriam Frans Terok… setelah 1000 hari kepergiannya

Tadi pagi, seorang teman bercerita bahwa semalam dia didatangi almarhum Frans Terok, mantan anggota Cantate era sebelum tahun 2011. “Saat itu sepertinya saya sedang mengikuti Misa. Pada saat saya sedang khusuk dan bernyanyi, tiba- tiba Frans datang menghampiri saya & pak Paijo yang ada di sebelah saya. Dia memakai kaos oblong putih, tapi wajahnya lusuh seperti habis mabuk. Dalam hati saya berkata : ‘aduh kamu habis mabuk kok malah masuk ke Gereja pada saat misa sih?’ Frans cuma tersenyum tanpa kata seolah ingin menyapa saya dan pak Paijo. Saya menegur dia, ‘malu dong dilihat umat dengan kondisi seperti ini?’ Lalu saya menyuruh dia untuk keluar dari Gereja. Tapi, serentak saya terbangun. Ternyata saya hanya bermimpi. Saya lalu merenung apakah mungkin Frans mohon doa kita atau ingin mengingatkan pada kita bahwa dia telah 1000 hari menghadap Allah Bapa di Surga? Akhirnya saya hanya bisa berdoa, semoga teman / sahabat kita Frans Terok sudah berbahagia bersama para kudus di Surga. Amien.”

Yahh, gak terasa waktu cepat sekali berlalu. Rasanya baru kemarin kita menghantarkan teman kita Frans ke tempat peristirahatannya di Pondok Rangon, tahu-tahu 1000 hari sudah hal itu terjadi.

1000hr FT-01

Alexander Fransiskus Terok, adalah mantan anggota Cantate Choir yang tergolong sangat rajin. Dia lahir tanggal 26 Mei 1967 dan berpulang pada 14 Maret 2012. Kiprahnya di dunia Paduan Suara bukan hanya di Cantate Choir saja, tapi hampir semua wilayah di Paroki Keluarga Kudus Rawamangun pernah dia bantu dengan tarikan vokalnya. Tak segan-segan diapun sering ikut melatih Paduan Suara di Lingkungan-lingkungan yang membutuhkan.

Ini adalah salah satu foto Frans bersama grup tenor yang sedang mempersiapkan diri mengikuti lomba Paduan Suara di Atmajaya, Jakarta th.2007 :

1000hr FT-02

Yang ini adalah salah satu kegiatan Cantate Choir yang juga diikuti Frans pada th. 2009 yaitu : Refreshing bersama keluarga di sebuah Villa di Cisarua Bogor :

1000hr-FT-03

Pada ulang tahun ke-4 Cantate Choir, Frans pun ikut memeriahkan acara dengan mengikuti Quis yang dipandu oleh Beng :

1000hr FT-04b

Meski pengetahuannya tentang musik dan olah vokal terbatas, namun dia terus belajar dan tak pernah malu ataupun menolak jika dimintai tolong. Sifatnya yang suka menolong dan suka bercanda membuatnya memiliki banyak teman. Meski sering jadi bahan candaan, dia tetap tertawa dan sepertinya tak pernah mendendam. Tiap kali jadwal latihan, dia paling rajin datang duluan lalu tanpa disuruh dia menyiapkan ruangan dan menata kursi dengan rapi.

Tak ketinggalan, dia juga menyiapkan teks lagu yang akan dinyanyikan hari itu karena Frans memang dipercaya mengemban tugas sebagai seksi Teks di Cantate Choir. Di bawah ini adalah foto para Pengurus Cantate periode 2011-2014 saat ulang tahun Cantate ke-5 tahun 2011 :

1000hr FT-04a

Yang ini foto waktu Bhakti Liturgi Cantate Choir dalam Misa Inkulturasi bulan Feb’2011. Frans masih kelihatan segar meskipun benjolan di lehernya sudah mulai membesar.

1000hr FT-04c

Di akhir hidupnya tatkala penyakit semakin menggerogoti tubuhnya, hatinya tetap bersemangat untuk menyanyi memuliakan Tuhan.

1000hr FT-04

Dengan tubuh lemah, dia bahkan pernah meminta seorang teman untuk tetap mengajaknya berlatih koor ke Gereja untuk persiapan Paskah dengan membonceng sepeda motor, “Kalau perlu aku diikat saja pakai selendang biar gak jatuh,” sungguh mengharukan, ya…?? Sayang sekali, sebelum Paskah th.2012, Tuhan telah memanggilnya.

Oh ya, saking cintanya dia pada Paduan Suara, sebelum berpulang dia pernah berpesan agar semua seragam koor nya ikut dimasukkan ke peti jenazahnya. Dan benar! Bisa kalian lihat ada seragam Paskah th.2010 warna pink, seragam nikahan Beng-Desti warna silver, seragam merah, kaos hitam Cantate, dll.

1000hr FT-05

Kini, apa yang bisa kita teladani dari dirinya? Rajin berlatih, itu pasti!! selain itu : suka membantu serta tidak gampang menyerah. Semoga Tuhan memampukan kita!

Lantas, apa yang bisa kita perbuat untuknya? Tetaplah berdoa mohon pengampunan untuknya dan mohon agar Frans berbahagia di surga. Terlepas dari apakah dia sudah berbahagia di surga ataupun belum, tetaplah berdoa!

1000hr FT-09

Mengapa kita perlu mendoakan jiwa orang-orang yang sudah meninggal?

Prinsip dasar mendoakan jiwa-jiwa orang yang sudah meninggal adalah adanya Persekutuan Orang Kudus yang tidak terputuskan oleh maut. Kuasa kasih Kristus yang mengikat di dalam satu Tubuh-Nya itulah yang menjadikan adanya tiga status Gereja, yaitu:

      – Pertama, yang masih mengembara di dunia.

      – Kedua, yang sudah jaya di surga.

      – Ketiga, yang masih dimurnikan di Api Penyucian.

Dengan berpegang pada prinsip bahwa kita sebagai sesama anggota tubuh Kristus selayaknya saling tolong-menolong dalam menanggung beban (Gal 6:2), maka baiklah kita mendoakan jiwa-jiwa orang yang telah meninggal. Kita tidak tahu apakah mereka yang kita doakan masih berada di api pencucian ataupun sudah menikmati kebahagiaan kekal di surga. Tapi percayalah bahwa doa kita tidak pernah sia-sia!! (penjelasan lengkapnya lihat artikel saya edisi Agustus 2014 : “Perlukah Berdoa untuk Arwah?“)

1000hr FT-06

Berikut adalah salah satu Doa yang biasa dikenal dengan “Rosario 100 Requiem” yang saya salin dari Buku “Rahasia Jiwa-jiwa di Api Penyucian”, Penerbit Marian Centre Indonesia, 2002, hal 85-89. Doa ini dipopulerkan oleh Anna Maria Taigi yang sangat berdevosi pada jiwa-jiwa di Api Penyucian. Dalam kehidupannya yang saleh, dia selalu menjadi perantara bagi jiwa-jiwa terberkati dengan mendaraskan 100 requiem. Dia memberi kesaksian dengan menerima banyak rahmat surgawi dari Allah dalam keadaan yang paling sulit sekalipun. Baik dalam hal jasmani maupun rohani.

Dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin.

  1. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu kebajikan dari segala penderitaan dan kesedihan yang telah Kau alami demi penebusan kami, untuk menolong jiwa-jiwa di Api Penyucian; aku mulai dengan merenungkan peluh-Mu yang berdarah pada saat Engkau menderita dan kesepian di Taman Getsemani. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  2. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, penderitaan hebat yang melukai Hati-Mu pada saat murid terkasih-Mu Yudas Iskariot mengkhianati-Mu dengan ciuman palsu untuk menyerahkan-Mu ke dalam tangan musuh yang jahat. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  3. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, kesabaran yang mengagumkan yang Kau tanggung dengan banyaknya hinaan dari para serdadu pengecut yang menyeret-Mu dari Anas ke Kaifas, dari Pilatus ke Herodes, yang dengan rasa jijik mengenakan pada-Mu jubah orang gila dan mengirim-Mu kembali pada gubernur Romawi melalui hinaan dan ejekan massa. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  4. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, kepahitan yang mengganggu semangat-Mu pada saat Barabas, seorang penjahat dan pembunuh dibebaskan oleh orang Yahudi daripada membebaskan-Mu, seorang tak bersalah; Engkau diikat pada sebuah tiang dan didera berulang kali tanpa belas kasihan. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  5.  Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, penghinaan yang Engkau tanggung pada saat mereka mengenakan jubah ungu pada-Mu, memberikan sebatang buluh di tangan kanan-Mu dan meletakkan mahkota duri yang menyakitkan di kepala-Mu untuk mengejek-Mu sebagai raja palsu; dan Pilatus menyerahkan-Mu pada massa sambil berkata: “Lihatlah orang ini.” (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  6. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, penderitaan tak terperikan yang Kau alami pada saat mereka berteriak: “Salibkanlah Dia. Salibkanlah Dia.” Dan salib besar, kasar dan menyakitkan pada pundak-Mu Kau panggul dengan kepasrahan yang tulus pada jalan menuju Kalvari. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  7. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, keharuan yang menyesakkan dan penderitaan yang Kau alami pada saat Engkau dipisahkan dengan kasar dari Bunda-Mu terkasih yang datang untuk menemui dan memeluk-Mu. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  8. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, penderitaan hebat yang Kau alami pada saat tubuh-Mu yang berdarah direntangkan pada kayu salib dan tangan serta kaki-Mu ditusuk secara kejam dengan paku, Engkau dinaikkan pada kayu salib hina. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  9. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, kesedihan mendalam dan penderitaan yang Kau pikul secara terus menerus selama 3 jam sambil tergantung di kayu salib hina, kekejangan tungkai dan lengan-Mu yang amat sangat karena kehadiran Bunda-Mu yang berduka menyaksikan penderitaan yang demikian menyayat hati. (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)
  10. Yesusku terkasih, kupersembahkan kepada-Mu bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian, kesedihan yang meliputi Perawan Maria Terberkati dalam menghadiri kematian-Mu dan luka-luka yang menusuk hati lembutnya pada saat dia menerima dengan lengannya tubuh-Mu yang tak bernyawa yang diturunkan dari salib.  (Doa Istirahat Kekal 10x, Doa Jiwa-jiwa Kudus 1x)

Doa Istirahat Kekal

Berikanlah istirahat kekal kepada mereka ya Tuhan, semoga terang abadi menyinari mereka sehingga mereka dapat beristirahat dalam damai. Semoga jiwa para beriman beristirahat dalam ketentraman karena kerahiman Tuhan. Amin.

Doa Jiwa-jiwa Kudus

Jiwa-jiwa kudus, jiwa-jiwa di Api Penyucian, doakanlah aku kelak di hadapan Allah, dan aku akan mendoakanmu sehingga engkau akan memperoleh Kemuliaan Surgawi. Amin.

1000hr FT-08

Doa Sta. Mathilda: Untuk Pembebasan Jiwa-jiwa di Api Penyucian

Bapa kami yang ada di surga.
Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu, Bapa yang kekal, mahabaik dan maharahim, ampunilah jiwa-jiwa malang yang merupakan ciptaan-Mu juga, biarpun mereka tidak mengasihi-Mu, telah menolak-Mu dan tidak menghormati-Mu. Demi pertobatan dan penebusan, kami persembahkan kepada-Mu pengorbanan semua kebajikan Putera-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus.

Dimuliakanlah nama-Mu.
Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu, Bapa yang kekal, mahabaik dan maharahim, ampunilah jiwa-jiwa malang yang tidak memuliakan nama kudus-Mu dan sering menyalahgunakannya. Demi pertobatan dan penebusan, kami persembahkan kepada-Mu pengorbanan semua perkataan yang telah diucapkan oleh Putera-Mu, Tuhan kami, Yesus Kristus semasa hidupnya di dunia untuk memuliakan nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.
Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu, Bapa yang kekal, mahabaik dan maharahim, ampunilah jiwa-jiwa malang yang tidak mempunyai hasrat dan kasih membara akan kerinduan pada kerajaan-Mu yang kudus. Demi pertobatan dan penebusan, kami persembahkan kepada-Mu pengorbanan semua kasih Putera-Mu, Tuhan kami, Yesus Kristus, yang menginginkan setiap insan diterima dalam kerajaan-Mu yang kudus.

Jadilah kehendak-Mu, di atas bumi seperti di dalam surga.
Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu, Bapa yang kekal, mahabaik dan maharahim, ampunilah jiwa-jiwa malang yang tidak tunduk dengan tulus ikhlas pada kehendak-Mu yang kudus, tetapi yang sering mengikuti kehendaknya sendiri. Demi hati Ilahi Yesus dan kepatuhan-Nya yang besar.

Berilah kami rejeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu, Bapa yang kekal, mahabaik dan maharahim, ampunilah jiwa-jiwa malang yang dibebani oleh dosa-dosa karena mereka tidak mengasihi musuh-musuhnya dan tidak ingin mengampuninya. Demi pertobatan dan penebusan, kami persembahkan kepada-Mu pengorbanan kata-kata kudus dari Putera-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, seperti dikatakan-Nya pada kayu salib: Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang dilakukannya.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan.
Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu, Bapa yang kekal, mahabaik dan maharahim, ampunilah jiwa-jiwa malang yang tidak berjuang melawan cobaan besar, tetapi mengalah pada godaan setan yang mempercepat kehancuran. Demi pertobatan dan penebusan, kami persembahkan kepada-Mu semua ketaatan, kerja keras dan semua penderitaan pahit serta kematian yang dialami Tuhan kami, Yesus Kristus.

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Kami mohon dengan rendah hati kepada-Mu, Bapa yang kekal, mahabaik dan maharahim, ampunilah jiwa-jiwa malang dan hantarkanlah mereka bersama dengan Yesus Kristus pada kerajaan-Mu yang mulia karena Engkaulah kemuliaan itu.
Amin.

1000hr FT-07

kontributor : Iin Hadiyanti (Cantate Choir)

Comments are closed.

Sponsors